Rafi Art Blog

Selasa, Januari 27, 2026

Pikabuu Night Shift - Eps 2: Teror Hantu Korban Pemb4nt41an

Pikabuu Night Shift - Eps 2: Teror Hantu Korban Pemb4nt41an




Halo, Hai Guys! Balik lagi kita bahas video horor yang mencekam ini. Jadi, buat kalian yang penasaran sama apa yang terjadi di gameplay Pikabuu: Night Shift episode ke-2 ini, nih aku kasih rangkuman serunya:
Update Misi: Berburu Ending!

Hai guys, di video kali ini si abangnya fokus banget buat namatin Ending 3 sampai Ending 6 dari total 9 ending yang ada. Latar tempatnya masih sama, di rumah sakit lantai 4 yang vibes-nya makin malam makin nggak enak.
Kegiatan Rutin yang Horor

Awalnya sih tugasnya kelihatan biasa aja ya, guys. Si suster harus:

Cetak resep obat di komputer.


Ambil obat ke farmasi (yang lorongnya gelap banget!).


Ngecek pasien langganan, Ibu Pamela Sapitri, buat ganti infus atau kasih obat.
Momen-Momen Paling Merinding

Nah, di sini nih mulai banyak kejadian aneh yang bikin jantung mau copot, guys:

Hantu Bocil: Penampakan anak kecil ini muncul terus, kadang cuma suara tangisan, tapi sukses bikin suasana jadi berat.


Ending 3 (Vibes Pembantaian): Pas lagi ngecek ruangan, tiba-tiba ada adegan yang nunjukkin bekas pembantaian. Banyak darah di mana-mana, ngeri banget!


Ending 4 (Sosok Merangkak): Ada laporan dari penunggu pasien kalau dia lihat orang berdarah-darah merangkak ke kamar mandi. Pas disusulin sama suster, kamar mandinya kosong tapi penuh darah. Hiiy!
Ending 6: Ditinggal Sendirian!

Di bagian akhir menuju Ending 6, suasana makin kacau, guys. Anak dari Ibu Pamela ketakutan setengah mati karena dengar suara misterius yang nyuruh mereka pergi. Saking takutnya, dia sampai tega ninggalin ibunya sendiri di kamar demi kabur ke lobi bawah buat cari bantuan.

Kesimpulannya, gameplay kali ini makin menunjukkan kalau rumah sakit itu punya sejarah kelam soal pembantaian yang bikin arwah-arwah di sana nggak tenang.

Kira-kira gimana nasib suster di ending selanjutnya ya? Gimana, guys, berani nggak kalian main game kayak gini sendirian malam-malam?

Kamis, Januari 22, 2026

Fakta Menyentuh di Balik Lagu Chrisye ‘Ketika Tangan dan Kaki Berkata’

 Fakta Menyentuh di Balik Lagu Chrisye ‘Ketika Tangan dan Kaki Berkata’



FYI - Hai guys! Hai tau gak, fakta di balik lagu “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” tuh bukan sekadar kisah musik biasa — tapi ada sentuhan iman, kehidupan, dan pengingat soal hari akhir yang bikin bulu kuduk merinding banget.

Lagu itu dirilis pada tahun 1997 sebagai salah satu track dalam album Kala Cinta Menggoda, dengan melodi dari Chrisye dan lirik ditulis oleh Taufiq Ismail. 

Menurut Wikipedia. 

Chrisye, si penyanyi legendaris Indonesia, telah meninggal dunia pada 30 Maret 2007 setelah berjuang melawan kanker paru‑paru — meninggalkan karya yang terus dikenang sampai sekarang. 

Sementara itu, Taufiq Ismail, sang sastrawan yang menulis lirik lagu ini berdasarkan inspirasi ayat suci, masih hidup dan tetap dikenal sebagai salah satu penyair besar Indonesia. 

Begitu juga Erwin Gutawa, yang mengaransemen dan memproduseri lagu ini bersama Chrisye, masih aktif berkarya di dunia musik Indonesia sampai sekarang. 

Menurut Wikipedia

Chrisye sendiri meminta Taufiq menulis lirik setelah punya melodi yang ingin ia jadikan lagu religius — tetapi Taufiq sempat buntu ide berminggu‑minggu hingga akhirnya menemukan inspirasi saat membaca Surah Yasin ayat 65 yang berbicara tentang Hari Pengadilan Akhir. 

Ayat itu berbunyi tentang saat tangan dan kaki akan bersaksi tentang apa yang telah dilakukan seseorang di dunia — tema yang kemudian menjadi inti lirik lagu ini. 

Reaksi Chrisye begitu emosional karena makna itu bukan sekadar religius — itu soal realitas akhirat dan hari akhir hayat semua manusia, sesuatu yang menyentuh batin paling dalam. 

Sumber : islampos.com

Menurut cerita di balik rekaman, Chrisye sering menangis berkali‑kali ketika mencoba menyanyikan lagu ini di kamar dan di studio, karena liriknya sangat menyayat hati dan penuh makna spiritual. 

Proses rekaman itu dikenal sulit — ia hanya bisa menyelesaikan satu take sambil terharu, karena setelah itu ia tidak sanggup lagi bernyanyi tanpa meneteskan air mata. 

Istri Chrisye, Yanti Noor, bahkan sampai ikut berdoa dan memberi semangat sang suami saat itu, karena Chrisye merasa terhantui oleh pesan lagu yang dalam tentang hari akhir tersebut. 

Dan meskipun Chrisye sudah meninggal — lagu ini terus hidup, sering diputar ulang, dan dibawakan kembali oleh musisi lain sebagai pengingat kuat tentang iman, tanggung jawab hidup, dan akhir hayat.

Bahwa sang pencipta lirik masih hidup, sang pengatur musik masih berkarya, tetapi yang menyanyikan karya itu kini telah pergi… hal itu membawa rasa kontras emosional yang dalam: tentang fana dan abadi, hidup dan mati.





Pesan lagu ini pun jadi semacam wake‑up call bagi kita semua — kita gak pernah tahu umur kita sampai kapan… dan suatu saat tangan dan kaki kita jugalah yang akan bersaksi atas apa yang telah kita lakukan.

Jadi bukan cuma lagu religius biasa — “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” adalah pengingat spiritual kuat tentang akhir hidup dan realitas hari akhir yang tetap menghentak hati sampai sekarang. 





Selasa, Januari 13, 2026

Heboh! Video YouTube Diklaim Berdurasi 140 Tahun, Ini Fakta Sebenarnya

Heboh! Video YouTube Diklaim Berdurasi 140 Tahun, Ini Fakta Sebenarnya

Heboh! Video YouTube Diklaim Berdurasi 140 Tahun, Ini Fakta Sebenarnya



Haii guys, tau gak sih? ๐Ÿคฏ
Lagi viral banget di YouTube sebuah video misterius yang diklaim punya durasi sampai 140 tahun. Video ini diunggah akun @shinywr pada 5 Januari 2026 dan isinya cuma layar hitam tanpa suara. Meski terlihat aneh, videonya sudah ditonton jutaan kali dan bikin netizen auto bingung + penasaran.
Banyak orang langsung bertanya-tanya, “Ini beneran atau cuma editan?” Soalnya secara teknis, YouTube punya batas durasi upload, bahkan untuk akun terverifikasi sekalipun. Maksimal video yang bisa diunggah itu sekitar 12 jam atau ukuran file 256 GB, jadi jelas video ratusan tahun mustahil secara sistem.
Nah, setelah dicek dan dibahas di berbagai forum, durasi ekstrem itu bukan durasi asli video, melainkan kemungkinan besar error atau glitch pada metadata YouTube. Saat diputar, video tersebut sebenarnya hanya berjalan normal (sekitar belasan jam), bukan ratusan tahun seperti yang tertulis.

Ini channel video 140 tahunnya (fake) 

Kesimpulannya, hai guys ๐Ÿ‘‹
Video 140 tahun itu bukan benar-benar valid, tapi fenomena unik yang bikin heboh karena kesalahan teknis dan efek viral. Tetap menarik buat diskusi, tapi jangan langsung percaya ya. Di internet, yang terlihat ekstrem belum tentu nyata


Minggu, Desember 28, 2025

VLC dan Cone Ikonik: Kisah Software Gratis Tanpa Iklan

VLC dan Cone Ikonik: Kisah Software Gratis Tanpa Iklan

FYI - Hiii guys! Guys, kalian tahu nggak, VLC Media Player itu bukan cuma terkenal karena gratis dan bebas iklan, tapi juga punya logo unik: traffic cone. Jadi ceritanya, pencipta VLC, Jean-Baptiste Kempf, dan tim VideoLAN awalnya adalah mahasiswa teknik jaringan. Mereka sering pakai traffic cone sebagai simbol proyek eksperimental mereka karena sering mengumpulkan cone di kampus—makanya sampai sekarang logonya ikonik banget.

Selain logonya yang unik, Kempf juga punya prinsip kuat: dia pernah menolak tawaran uang triliunan rupiah untuk memasang iklan di VLC. Ia ingin VLC tetap gratis, bebas iklan, aman dari spyware, dan nyaman digunakan siapa saja.

 Filosofi ini bikin VLC tetap ringan, andal, dan dikembangkan murni oleh komunitas sampai sekarang.
Jadi, tiap kali kalian buka VLC, ingat: logo traffic cone itu simbol kreativitas mahasiswa dan kebebasan software, sementara prinsip Kempf menjaga kita tetap nyaman menonton tanpa gangguan iklan atau pelacakan. ๐Ÿ˜Ž

Sabtu, Desember 27, 2025

Masak Ayam Pakai Tamparan: Fisika, Absurd, dan Realitasnya

Masak Ayam Pakai Tamparan: Fisika, Absurd, dan Realitasnya


FYI - Hi guys!
Pernah denger klaim absurd soal “masak ayam pakai tamparan”? Kedengarannya ngaco, tapi secara fisika idenya ada dasarnya. Energi gerak bisa berubah jadi panas. Itu sebabnya waktu kita tepuk tangan berkali‑kali, nepuk tembok, atau nampar sesuatu, telapak tangan lama‑lama kerasa panas kayak ada api kecil. Energi kinetik dari gerakan tangan berubah jadi panas lewat gesekan dan deformasi kulit, tapi jumlahnya kecil banget, cuma cukup buat bikin hangat, bukan buat masak apa pun.
Nah, logika yang sama dipakai buat ide tampar ayam. Masalahnya, satu tamparan manusia cuma menaikkan suhu ayam sekitar 0,009 °C. Buat bikin ayam matang sampai suhu aman sekitar 74 °C, dibutuhin puluhan ribu sampai ratusan ribu tamparan. Satu tamparan super cepat yang secara teori bisa masak ayam juga mustahil, karena butuh kecepatan setara peluru dan bakal menghancurkan tangan dan ayam sekaligus.

Eksperimen nyata pernah dilakukan konten kreator Louis Weisz, tapi pakai mesin, bukan tangan manusia. Dia bikin alat pemukul berkecepatan tinggi yang menampar ayam terus‑menerus dengan isolasi panas supaya energinya nggak kebuang. Hasilnya? Setelah sekitar 135.000 tamparan selama delapan jam, ayamnya memang matang. Tapi prosesnya ribet, boros energi, dan sama sekali nggak praktis dibanding cara masak normal.
Jadi pantesan kalau dipikir‑pikir, kadang orang terlalu stres sampai hal sederhana dibikin susah. Secara sains, energi gerak jadi panas itu nyata—lo ngerasain sendiri di telapak tangan. Tapi buat urusan masak ayam, cara paling masuk akal tetap yang paling simpel: metode dapur biasa. Sainsnya keren, eksperimennya absurd, tapi logika sehari‑hari tetap menang, guys.

Kamis, Desember 25, 2025

McAllen, Texas: Kota dengan Tingkat Obesitas Tertinggi di Amerika

McAllen, Texas: Kota dengan Tingkat Obesitas Tertinggi di Amerika




FYI - Hai guys! Guys, dengerin ini…
Di McAllen, Texas, tingkat obesitas orang dewasa termasuk yang tertinggi di Amerika. Sekitar 3 dari 4 orang di sana memiliki berat badan berlebih atau obesitas, menurut survei kesehatan dan laporan WalletHub. ๐Ÿ˜ฎ
Faktor utamanya?
Pendapatan rata-rata rendah, jadi makanan cepat saji lebih mudah dijangkau.
Makanan sehat lebih mahal dan kadang kurang menarik, jadi jarang restoran tradisional berkembang.
Pola minum minuman manis lebih tinggi dibanding air putih (ini kebiasaan yang umum di wilayah tersebut).
Kalau kamu datang ke McAllen dengan berat badan normal, otomatis bakal kelihatan beda banget dari mayoritas warga lokal ๐Ÿ˜†.

Jadi intinya, gaya hidup & ekonomi memengaruhi kesehatan masyarakat di McAllen — bukan cuma karena restoran cepat saji aja.
--foto source :screenshot channel Ruhi ร‡eneh

Selasa, Desember 23, 2025

BOCIL KOBO KANAERU MOODSWING SEJAK DINI


FYI - Haii guys tau gak bocul ini, pernah viral loh karena dia nangis ditawarin Permen mau? “Mau sambil senyum”๐Ÿคฃ , lupa lagi mimin asal usulnya no video dari mana komen dibawah, mending kita bahas fenomena itu. 

Pembahasan “anak nangis ujug-ujug minta permen lalu berhenti” (yang viral di TikTok)
Intinya bukan mood swing patologis, tapi tantrum normal pada balita. Ringkasannya:
Regulasi emosi belum matang
Otak anak (terutama bagian kontrol emosi) belum berkembang penuh. Emosi bisa berubah sangat cepat dari nangis ke senyum.
Tangisan sebagai alat komunikasi
Anak belum bisa menyampaikan keinginan secara verbal → nangis = sinyal minta sesuatu (permen, perhatian, lelah, bosan).
Pemicu instan + kepuasan instan
Begitu keinginan terpenuhi (atau dialihkan), stimulus emosional negatif langsung hilang, maka nangis berhenti.
Bukan manipulasi sadar
Ini refleks perkembangan, bukan drama yang disengaja.
Fenomena umum & sering viral
Banyak video serupa di TikTok karena momen kontras “nangis → senyum” kelihatan lucu dan relatable.
Notification
Done