Rafi Art Blog

Minggu, September 13, 2026

Bukan Rebutan Warisan, Anak-Anak Ini Malah Berebut Merawat Ibu

Bukan Rebutan Warisan, Anak-Anak Ini Malah Berebut Merawat Ibu



Hai guys! 👋


Sebuah video keluarga belakangan viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat beberapa anggota keluarga sedang berdebat setelah sang ayah meninggal dunia.


Uniknya, mereka disebut bukan sedang berebut harta atau warisan. Justru mereka sama-sama ingin merawat dan menemani sang ibu.


Ada yang ingin ibunya tinggal bersamanya, sementara anggota keluarga lainnya juga ingin membawa sang ibu ke rumah mereka.


Meski konteks lengkap video ini belum terverifikasi, kisah tersebut cukup menarik perhatian warganet. Di balik perdebatan itu, terlihat satu hal yang cukup menyentuh: mereka sama-sama tidak ingin sang ibu sendirian setelah kehilangan suaminya. ❤️


Kadang, rebutan seperti ini justru menunjukkan kalau seorang ibu begitu disayangi anak-anaknya.

Gelas Dingin Berembun Bukan Bocor! Ini Rahasia Sains Dropwise Condensation.

Gelas Dingin Berembun Bukan Bocor! Ini Rahasia Sains Dropwise Condensation

Hai guys, tau nggak kamu kalau butiran-butiran air yang suka muncul di dinding luar gelas dingin itu punya istilah sains yang seru banget buat dibahas?

Banyak yang ngira kalau air di luar gelas itu rembesan atau bocor dari minuman yang ada di dalam. Padahal bukan sama sekali! Minuman kamu tetap aman di dalam gelas, sedangkan butiran air rapi di luar itu murni hasil "sihir" fisika dari udara sekitar.

Nah, fenomena keren ini punya beberapa nama dan istilah sains yang bikin prosesnya terjadi.

Pertama, kejadian utamanya dinamakan **Kondensasi** atau pengembunan. Ini adalah proses perubahan wujud ketika uap air yang tak kasat mata di udara berubah jadi cairan begitu menyentuh permukaan gelas yang dingin.

Kedua, ada yang namanya **Titik Embun** atau *dew point*. Ini adalah batas suhu khusus di mana udara luar mulai menyerah dan mengubah uap airnya jadi bintik air. Begitu gelas kamu suhunya di bawah titik embun ini, uap air di udara sekitar langsung menempel otomatis.

Nah, kalau kamu perhatikan bentuk butirannya yang membulat dan rapi, istilah keren fisika di balik bentuk unik ini dinamakan **Dropwise Condensation** (kondensasi tetesan). Kenapa bentuknya bisa bulat-bulat dan enggak langsung meleber begitu saja? Itu karena adanya **Tegangan Permukaan** dan gaya tarik-menarik antarmolekul air yang kuat. Air secara alami berusaha "memeluk" dirinya sendiri sampai membentuk bulatan kecil.

Terakhir, rahasia kenapa polanya bisa kelihatan teratur banget itu dinamakan proses **Nukleasi Mikroskopis**. Di permukaan gelas sebenarnya ada goresan atau tekstur halus yang super kecil. Nah, titik-titik kecil itulah yang jadi tempat favorit uap air buat "hinggap" pertama kali dan membentuk pola bintik air yang seragam.

Jadi, pas kamu lagi minum dingin terus nemu gelas yang berembun cantik kayak gitu, kamu udah tahu ya kalau itu adalah kolaborasi keren antara *dropwise condensation* dan titik embun, bukan karena gelas kamu yang bocor!

Rabu, Juli 29, 2026

Nostalgia Hunting Jalur Sepeda Gunung Era 2000-an bareng Bandung All Mountain

Nostalgia Hunting Jalur Sepeda Gunung Era 2000-an bareng Bandung All Mountain

Hai guys! Kalau ngeliat tangkapan layar ini, vibes-nya langsung berasa balik ke pertengahan tahun 2000-an. Saat itu, anak-anak komunitas kayak Bandung All Mountain kalau mau *hunting* jalur sepeda gunung belum ngandelin GPS atau media sosial entah gunung nya gunung mana? ,komentar di tab komentar.. Modalnya cuma patokan arah dari obrolan sesama goweser, terus langsung jalan masuk ke kawasan hutan pinus buat nyobain trek baru.

Asyiknya *hunting* zaman dulu tuh ada di kesederhanaannya. Tampilan visual khas TV tabung, helm dan *jersey* gaya lama, sampai rintangan kayu rakitan di tengah hutan bikin suasananya kerasa otentik. Enggak ada yang sibuk mikirin estetika konten, semua fokus ke trek, nikmatin jalur, dan ngobrol santai bareng teman-teman di pinggir hutan. Masa-masa eksplorasi yang simpel tapi seru banget buat dikenang.

Main Game PlayStation 2 di Mana Saja dengan Emulator Portable dari Flashdisk

Main Game PlayStation 2 di Mana Saja dengan Emulator Portable dari Flashdisk


Bermain game PlayStation 2 sekarang tidak harus selalu menggunakan konsol lama. Dengan perkembangan teknologi emulator, koleksi game PS2 klasik bisa dimainkan kembali menggunakan komputer atau laptop. Bahkan menariknya, emulator tersebut dapat dibuat dalam versi portable sehingga bisa dibawa ke mana saja hanya menggunakan sebuah flashdisk.

Konsep emulator portable ini cukup menarik karena pengguna tidak perlu melakukan instalasi berulang kali setiap kali berpindah komputer. Seluruh file emulator, konfigurasi, BIOS, dan koleksi game dapat disimpan dalam satu media penyimpanan eksternal. Cukup colokkan flashdisk, jalankan emulator, lalu game favorit siap dimainkan.

Dalam pengujian penggunaan emulator PS2 portable, perangkat yang digunakan memiliki spesifikasi kelas menengah yang masih cukup mumpuni untuk menjalankan berbagai judul game PlayStation 2. Konfigurasi tersebut menggunakan prosesor AMD Ryzen 5 3500, RAM 16 GB, serta kartu grafis GTX 1060 6 GB yang mampu memberikan performa stabil saat menjalankan emulator.

Salah satu emulator yang banyak digunakan untuk memainkan game PS2 adalah PCSX2. Emulator ini dikenal memiliki tingkat kompatibilitas yang tinggi dengan berbagai judul game PlayStation 2. Pengguna dapat melakukan berbagai pengaturan mulai dari resolusi grafis, kontroler, hingga optimasi performa agar pengalaman bermain semakin nyaman.

Persiapan awal untuk membuat emulator portable cukup sederhana. Pengguna hanya perlu menyiapkan flashdisk dengan kapasitas yang cukup, mengunduh versi PCSX2 yang mendukung mode portable, kemudian menempatkan seluruh file emulator di dalam media penyimpanan tersebut.

Selain emulator, file BIOS PlayStation 2 juga menjadi bagian penting agar PCSX2 dapat bekerja dengan benar. Setelah konfigurasi selesai, pengguna dapat memasukkan koleksi game dalam format ISO ke dalam folder khusus sehingga lebih mudah dikelola dan ditemukan melalui menu emulator.

Keuntungan utama dari sistem portable adalah fleksibilitas. Sebuah flashdisk dapat berubah menjadi perpustakaan game PS2 pribadi yang bisa dibawa ke berbagai tempat. Tidak perlu membawa konsol besar, kabel yang banyak, atau melakukan konfigurasi ulang setiap kali menggunakan komputer lain.

Dengan perangkat yang memiliki spesifikasi memadai, berbagai game populer seperti Need for Speed, Tekken, Winning Eleven, GTA San Andreas, dan judul klasik lainnya dapat dimainkan dengan nyaman. Pengaturan grafis juga dapat disesuaikan agar mendapatkan keseimbangan antara kualitas tampilan dan performa.

Walaupun teknologi emulator semakin berkembang, pengalaman bermain tetap bergantung pada spesifikasi perangkat yang digunakan. Komputer dengan prosesor yang lebih kuat, RAM cukup, dan kartu grafis yang mendukung akan memberikan hasil lebih baik dibandingkan perangkat lama dengan kemampuan terbatas.

Bagi para penggemar game retro, emulator PS2 portable menjadi salah satu cara menarik untuk kembali menikmati kenangan masa lalu. Dengan hanya membawa sebuah flashdisk, koleksi game PlayStation 2 dapat selalu tersedia kapan saja dan menjadi solusi praktis bagi siapa saja yang ingin bernostalgia dengan game klasik.

Minggu, Juli 12, 2026

Mengenal Lembar Jawaban Komputer (LJK): Sejarah, Cara Kerja, dan Fakta Menarik

Mengenal Lembar Jawaban Komputer (LJK): Sejarah, Cara Kerja, dan Fakta Menarik

Mengenal Lembar Jawaban Komputer (LJK): Sejarah, Cara Kerja, dan Fakta Menarik



Pernah nggak sih kalian mengerjakan ujian menggunakan Lembar Jawaban Komputer (LJK)? Sebelum era ujian berbasis komputer seperti sekarang, LJK menjadi alat yang sangat populer untuk ujian sekolah, seleksi masuk perguruan tinggi, hingga tes CPNS.

LJK merupakan formulir kertas khusus yang memiliki lingkaran-lingkaran pilihan ganda. Lembar ini dirancang agar dapat dibaca secara otomatis menggunakan mesin Optical Mark Recognition (OMR), yaitu teknologi yang mampu mendeteksi tanda atau arsiran pada kertas dengan cepat dan akurat.

1. Sejarah Penggunaan LJK

📌 Era Penemuan (1930-an)

Teknologi yang menjadi dasar pembacaan LJK, yaitu Optical Mark Recognition (OMR), mulai dikembangkan pada dekade 1930-an di Amerika Serikat. Teknologi ini kemudian menjadi cikal bakal sistem pemeriksaan jawaban secara otomatis.

📌 Penggunaan Global (1950-an)

Memasuki tahun 1950-an, mesin pembaca OMR mulai diproduksi secara massal dan digunakan oleh berbagai lembaga pendidikan maupun perusahaan, termasuk melalui pengembangan dari IBM.

📌 Penggunaan di Indonesia (1980-an–2010-an)

Di Indonesia, LJK mulai digunakan secara luas pada pertengahan 1980-an. Sistem ini dipakai untuk berbagai ujian besar seperti Sipenmaru (seleksi masuk perguruan tinggi), Ujian Nasional (UN), hingga seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

📌 Era Transisi (2014–Sekarang)

Seiring berkembangnya teknologi, penggunaan LJK pada ujian nasional mulai digantikan oleh Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan kini Asesmen Nasional. Meski begitu, LJK masih digunakan pada beberapa ujian lokal, survei, kuesioner, maupun tes berbasis kertas di sejumlah instansi.

2. Fakta Menarik Penggunaan LJK

Agar hasil jawaban dapat terbaca dengan benar oleh mesin OMR, ada beberapa aturan yang harus diperhatikan.

- ✏️ Gunakan pensil 2B. Grafit pensil 2B memiliki tingkat kepekatan yang sesuai sehingga mudah dideteksi sensor optik.
- ⭕ Arsir lingkaran hingga penuh. Jangan memberi tanda centang (✓) atau silang (✗) karena mesin dapat gagal mengenali jawaban.
- 📄 Jaga kondisi kertas. LJK sebaiknya tidak terlipat, kusut, sobek, atau basah agar proses pemindaian berjalan lancar.

Kesimpulan

Meskipun saat ini banyak ujian telah beralih ke sistem berbasis komputer, Lembar Jawaban Komputer (LJK) tetap menjadi bagian penting dalam sejarah dunia pendidikan. Teknologi OMR yang digunakan pada LJK telah membantu proses pemeriksaan jutaan lembar jawaban menjadi lebih cepat, efisien, dan akurat.

Nah, Guys, apakah kalian masih pernah mengerjakan ujian menggunakan LJK? Atau justru sudah merasakan ujian berbasis komputer? Yuk, bagikan pengalaman kalian di halaman comentar here! 😊
Kisah Unit 731 Jepang yang Melakukan Eksperimen Keji terhadap Manusia

Kisah Unit 731 Jepang yang Melakukan Eksperimen Keji terhadap Manusia

Kisah Unit 731 Jepang yang Melakukan Eksperimen Keji terhadap Manusia






Perang Dunia II merupakan salah satu konflik terbesar dalam sejarah yang berlangsung pada 1939–1945. Selain memakan puluhan juta korban jiwa, perang ini juga meninggalkan berbagai catatan kelam tentang kejahatan terhadap kemanusiaan. Salah satu yang paling dikenal adalah Unit 731, sebuah unit rahasia militer Kekaisaran Jepang yang melakukan penelitian senjata biologis dan eksperimen terhadap manusia.

Unit 731 dipimpin oleh dokter militer Shirō Ishii dan beroperasi di wilayah Pingfang, dekat Harbin, Tiongkok. Awalnya, unit ini dibentuk dengan dalih penelitian pencegahan wabah penyakit, tetapi kemudian berkembang menjadi pusat penelitian senjata biologis.

Korban eksperimen sebagian besar merupakan warga sipil dan tawanan perang asal Tiongkok. Selain itu, terdapat pula korban dari Korea, Mongolia, Rusia, dan beberapa negara lainnya. Para korban dijadikan objek penelitian tanpa persetujuan dan tanpa memperhatikan hak asasi manusia.

Berbagai eksperimen yang dilakukan sangat tidak manusiawi. Sejumlah korban dilaporkan menjalani pembedahan saat masih hidup tanpa anestesi (viviseksi), sengaja diinfeksi penyakit berbahaya seperti pes, kolera, tifus, dan antraks, hingga dijadikan objek uji radang dingin (frostbite). Unit ini juga melakukan pengembangan serta pengujian senjata biologis yang kemudian digunakan dalam operasi militer di beberapa wilayah Tiongkok.

Para sejarawan memperkirakan sekitar 3.000–5.000 orang meninggal akibat eksperimen langsung di fasilitas Unit 731. Sementara itu, korban akibat penyebaran senjata biologis diperkirakan mencapai puluhan ribu hingga ratusan ribu orang, meski jumlah pastinya masih menjadi perdebatan karena banyak dokumen dihancurkan menjelang Jepang menyerah pada tahun 1945.

Setelah perang berakhir, kasus Unit 731 kembali menjadi sorotan. Sejumlah pimpinan unit tersebut tidak diadili karena Amerika Serikat memberikan kekebalan hukum sebagai imbalan atas data hasil penelitian biologis yang mereka miliki. Keputusan ini hingga kini masih menjadi bahan perdebatan di kalangan sejarawan.

Kisah Unit 731 menjadi pengingat bahwa ilmu pengetahuan harus selalu dijalankan dengan etika dan menghormati hak asasi manusia. Mempelajari sejarah bukan untuk menumbuhkan kebencian terhadap suatu bangsa, melainkan agar tragedi serupa tidak pernah terulang kembali.

Bagaimana menurut kalian, Guys? Apakah kisah Unit 731 termasuk salah satu kejahatan perang paling mengerikan dalam sejarah? Tulis pendapat kalian di halaman  komentar dengan tetap menjaga diskusi yang sopan dan saling menghormati.
#AdminGRR

Jumat, Juli 10, 2026

Viral Kisah Wanita Mendengar Suara yang Mengungkap Tumor Otak, Benarkah? Ini Fakta Medisnya

Viral Kisah Wanita Mendengar Suara yang Mengungkap Tumor Otak, Benarkah? Ini Fakta Medisnya

Viral Kisah Wanita Mendengar Suara yang Mengungkap Tumor Otak, Benarkah? Ini Fakta Medisnya




Hai guys!

Belakangan ini beredar kisah tentang seorang wanita yang mengaku mendengar suara misterius hingga akhirnya ditemukan tumor otak. Banyak yang bertanya-tanya, apakah cerita ini benar atau hanya sekadar legenda?

Faktanya, kisah tersebut memang berasal dari sebuah laporan medis yang dipublikasikan di jurnal BMJ (British Medical Journal) pada tahun 1997.

Wanita yang dalam laporan tersebut hanya disebut dengan inisial A.B. sebelumnya tidak memiliki riwayat gangguan psikologis. Suatu hari, ia mulai mendengar suara yang membuatnya ketakutan hingga mengira dirinya mengalami gangguan kejiwaan. Ia pun mencari pertolongan medis dan sempat menjalani konseling serta pengobatan.

Namun, saat sedang berlibur, suara-suara itu kembali muncul. Kali ini, suara tersebut mendesaknya untuk kembali ke London dan menyuruhnya menjalani pemindaian otak di sebuah rumah sakit.

Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menemukan bahwa A.B. memiliki meningioma, yaitu tumor jinak yang tumbuh pada selaput yang melindungi otak dan sumsum tulang belakang. Tumor tersebut kemudian dioperasi dan berhasil diangkat.

Menurut pengakuan A.B., setelah operasi selesai, suara-suara yang selama ini ia dengar mengatakan bahwa mereka senang telah membantunya, mengucapkan selamat tinggal, lalu tidak pernah terdengar lagi.

Guys, penting dipahami bahwa ini adalah laporan satu kasus, bukan bukti bahwa semua orang yang mendengar suara pasti memiliki tumor otak atau bahwa suara tersebut berasal dari sumber tertentu. Dalam dunia medis, satu kasus tidak cukup untuk dijadikan kesimpulan umum. Dokter yang menulis laporan juga tidak menyatakan penyebab pasti dari pengalaman tersebut.

Pelajaran yang bisa diambil adalah, apabila seseorang mengalami gejala yang tidak biasa—baik berupa perubahan perilaku, gangguan saraf, sakit kepala yang menetap, maupun halusinasi—pemeriksaan medis yang menyeluruh sangat penting agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.
Notification
Done